Jumat, 23 November 2012

Proses Booting

BOOTING PROSES
1.      Pengertian booting

 Untuk mengaktifkan komputer, minimal dibutuhkan tiga komponen, yaitu hardware, software dan user (brainware). hardware merupakan perangkat keras yang terdiri dari CPU, Keyboard, dan perangkat pendukung lainnya. Software adalah program yang mendukung untuk operasional hardware. sedangkan, user atau brainware adlah pengguna komputer.
langkah awal dalam mengoperasikan komputer adalah proses booting. booting adalah proses pemasukan arus listrik kedalam peralatan komputer sehingga komputer dapat berkomunikasi dengan pengguna.
tahap awal proses booting yang dilakukan oleh sistem operasi adalah bootstrap loader yang bertujuan untuk melacak semua I/O yang terpasang pada komputer.

2.      Macam-macam booting:

      Pernahkah anda mendengar istilah Cold Booting dan Warm Booting? Arti dari Cold Booting adalah Cold=Dingin dan Booting=Proses menghidupkan komputer. Jika disatukan maka artinya “proses menghidupkan komputer saat komputer dalam keadaan mati (dingin)” dan Warm Booting adalah Warm=Panas dan Booting=Proses menghidupkan komputer Dan disatukan menjadi “Proses penghidupan komputer (kembali) saat komputer dalam keadaan hidup (panas) atau disebut reboot atau restart”.
      Jika dlihat dari artinya pun sudah masuk akal. Cold Boot dilakukan ketika komputer mati yang pastinya komputer dalam keadaan dingin. Dan Warm Boot dilakukan ketika komputer hidup yang pastinya juga komputer akan panas ketika dihidupkan.
Untuk Cold Boot dan Warm Boot, mereka mempunyai metode tersendiri dan proses yang lumayan berbeda. 


v  SUARA BAGUS TAPI TIDAK ADA TAMPILAN

Untuk Cold Boot:
Ø  Cara melakukan Cold Boot:
1.    Tancapkan Kabel Power ke stop kontak
2.    Pastikan peralatan komputer (monitor, keyboard, mouse, dll) terpasang benar.
3.    Pencet tombol power pada casing PC.

                 Proses yang dialami ketika Cold Boot:

1.    PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
2.    BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengeluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya”
3.    Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
4.    BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
5.    BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
6.    Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
7.    Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
8.    Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
9.    PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
10. BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
11. BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
12. BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Hard drive, Floppy, atau CD Drive.”
13. Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
14. Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”

Ø  Untuk Warm Boot:

Ø  Metode-metode melakukan Warm Boot:
1.    Pastikan komputer masuk pada Sistem Operasi. Lakukan lah restart pada komputer anda dengan memilih menu yang ada pada OS.
2.    Ketika komputer belum masuk ke OS, tekan tombol CTRL+ALT+DEL.
3.    Pencet tombol restart yang ada pada casing PC.

            Proses yang dialami ketika Warm Boot:

1.    PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
2.    BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya”
3.    Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
4.    BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
5.    BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
6.    Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
7.    Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
8.    Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
9.    PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
10. BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
11. BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
12. BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
13. Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
14. Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table. Troubleshooting Bunyi Beep Pada PC
Bunyi beep pada PC dapat kita gunakan untuk troubleshooting masalah PC. Sering sekali jika kita menghidupkan PC terdengar suara beep. Ada beberapa suara beep pada PC, diantaranya adalah :

1.      Bunyi Beep pendek satu kali
Bunyi beep pendek satu kali mengindikasikan bahwa PC telah berhasil melakukan dan menghidupkan semua perangkat yang dibutuhkan untuk proses booting PC. Jika bunyi ini yang terdengar, tetapi monitor mati maka hal yang harus kita lakukan adalah :
  • Periksa sumber daya listrik dari sumber arus ke monitor dan pastikan sumber arus listrik terhubung dengan komputer.
  • Periksa kabel VGA yang menghubungkan antara PC dengan monitor, dan satu lagi nih yang penting pastikan konektor VGA dari monitor telah terpasang dengan benar pada port VGA pada PC.
  • Apabila menggunakan card VGA, pastikan card VGA terpasang dengan benar. Jika perlu kita bersihkan konektor bagian bawah card VGA.
  • Sedangkan apabila PC dan monitor menyala tetapi tidak terdengar suara beep, maka hal yang harus kita lakukan adalah mencek pemasangan internal speaker yang terpasang pada motherboard.


2.      Bunyi Beep pendek dua kali
          Bunyi beep pendek dua kali, berarti adala masalah pada konfigurasi atau setting bios pada CMOS.
  • Cek ulang konfigurasi pada CMOS.
  • Jika diperlukan, kembalikan ke konfigurasi default dengan mereset CMOS.


3.      Bunyi Beep panjang satu kali dan pendek satu kali
Bunyi beep panjang satu kali dan pendek satu kali, artinya ada masalah pada motherboard atau memori.
  • Cek motherboard pastikan telah terpasang dengan baik dan benar.
  • Cek memory pastikan telah terpasang dengan baik dan benar.


4.      Bunyi Beep panjang satu kali dan pendek dua kali
Bunyi beep panjang satu kali dan pendek dua kali, artinya ada masalah pada VGA. Hal yang harus kita lakukan adalah :
  •  Jika kita menggunakan VGA On-Board, ganti dengan VGA card.
  •  Jika mengunakan VGA card, cek pemasangan VGA card pastikan sudah benar.


5.      Bunyi Beep panjang satu kali dan pendek tiga kali
Bunyi beep panjang satu kali dan pendek tiga kali, berarti ada masalah pada keyboard nih. Hal yang harus kita lakukan adalah :
  • Cek keyboard dan pastikan sambungan kabel dari keyboard ke PC yang biasa terpasang ke port PS/2 atau USB telah terpasang dengan benar.
  • Jika masih belum bisa, ganti dengan keyboard baru.


6.      Bunyi Beep panjang satu kali dan pendek sembilan kali
Bunyi beep panjang satu kali dan pendek sembilan kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.

7.      Bunyi Beep panjang terus menerus
Bunyi beep panjang terus menerus, artinya ada masalah di memoy. Hal yang harus kita lakukan adalah 
  •  Cek pemasangan memory, pastikan telah terpasang dengan benar.
  •   Pasang memory pada slot lain.
  •   Bersihkan bagian bawah memory.
  •   Ganti dengan memory yang lain.


8.      Bunyi Beep pendek terus menerus
Bunyi beep pendek terus menerus, artinya ada masalah pada penerimaan tegangan / power.
  •  Cek power supply.
·         Ganti dengan power supply yang lain.

 SUARA BEEP BAGUS TAPI TIDAK ADA TAMPILAN



TIDAK BISA BOOTING




 SERING TERJADI HANG






Penyeban dan Solusi Komputer Tidak Mau Booting

-Restart berulang
                 Beberapa hal umum yang dapat menyebabkan komputer  restart dgn sendiri/tidak mau masuk windows adalah :
                1.Memory yang lemah,
pada saat di restart komputer akan menjalankan beberapa aplikasi otomatis seperti windows explorer, antivirus,dsb. Mungkin juga karena OS yang kita pakai terlalu berat. Terkadang muncul layar biru dan ada tulisan ‘memory dump’. Jika masih sanggup masuk ke windows, biasanya PC sering hang.
Cara mengatasinya pastinya dengan mengganti atau memperkuat memory PC kita. cara lain yang bisa dilakukan agar PC tetap bisa dipakai yang mengganti sementara RAM dengan RAM yg lebih tinggi. Setelah desktop terlihat/tampil, hapuslah beberapa aplikasi otomatis yang tidak diperlukan. Jika memang diperlukan, re-instal PC dengan OS yg lebih rendah.
               
                2. Terdapat setting pada BIOS yang tidak sesuai,
 berarti kita harus mereset setting pada BIOS. Caranya bisa dilihat di buku panduan motherboard, dan cari menu Reset BIOS. Biasanya untuk mereset BIOS dapat dilakukan pada Jumper 1 (JP1). Disana ada 3 pin, yang 2 diantaranya dihubungkan dengan sebuah konektor kecil. Untuk mereset, tinggal melepas dan memasang di 2 pin yang satunya. Misalnya 3 pin tersebut 1,2,3 dan pin 1 dan 2 sudah terhubung, maka untuk mereset tinggal melepas dan memasang di pin 2 dan 3. Biarkan sekitar 10 detik atau lebih kemudian kembalikan seperti semula. Nyalakan komputer.

                3. Virus,
Ada banyak jenis virus yang mengakibatkan lambatnya kinerja RAM. hal ini menyebabkan PC tidak sanggup melakukan booting. Terlalu banyak proses oleh virus. Virus juga dapat memperbanyak diri sehingga anda jgn heran jika kapasitas free hD anda bisa tiba-tiba hanya 0 bytes
Cara mengatasinya : gantikan sementara RAM anda dengan RAM yang lebih besar kapasitasnya/kecepatannya (pinjam aja!) . Setelah proses normal selesai dan window tampil seperti biasa, segera update antivirus anda kemudian scan komputer anda.

Bagi yang bukan pemula, selain re-install, scan virus juga dapat dilakukan dengan cara menggandeng HD ke komputer lain, untuk pengguna windows XP cara ini agak berbahaya. Cara ini direkomendasikan jika PC yg akan menggandeng menggunakan Vista dan memiliki anti virus yang jago tentunga, karena tingkat keamanan Vista lebih tinggi dibandingkan XP. Tapi ingat HD yg bervirus jgn dijadikan main HD. bisa-bisa semuanya malah kena virus.
Selanjutnya sama seperti kita men-scan Flashdisk.
Kalau tidak berhasil juga..FORMAT HDD atau hubungi service center terdekat..hheh^^

-Muncul bunyi “Beep” yang panjang.
                Hal ini menandakan adanya yang salah pada Hardware
1. Coba buka casing CPU an periksalah apakah ada hardware, terutama HDD dan RAM yang rusak atau terbakar. Jika ada yang rusak/terbakar, sudah pasti jalan sat-satunya cuman beli yang baru atau second tapi masih bagus. Iya ga.?!
2. Periksa apakah ada hardware seperti HDD atau RAM yang tidak pas pada tempatnya, kurang kokoh , dsb. Jika ada, perbaiki dengan melepas dan kemudian memasangnya kembali dengan benar. Biasanya pada saat dipasang selalu muncul bunyi ‘kli’ yg menandakan sudah terpasang dgn benar.
3. Jika memungkinkan cobalah pasang silang salah satu hardware PC ke komputer lain. Hingga dapat diketahui  yang rusak


 Ø  Solusi PC Tidak Bisa Booting

An ATX computer motherboard (Photo credit: Wikipedia)
  1. Matikan power (aliran listrik) PC tersebut dengan cara melepaskan kabel power.
  2. Buka casing PC dari samping.
  3. Secara hati-hati, lepaskan seluruh komponen kecuali CPU, yaitu RAM (Memory), Graphic Card, PCI Card (LAN Card, Sound Card, dll), CD/DVD ROM/RW dan Harddisk.
  4. Jika anda memiliki Graphic Card, saat melepas jangan lupa lepaskan juga konektor VGA atau DVI dari slot pada Graphic Card dan pasang kembali ke slot Internal Graphic Card.
  5. Reset konfigurasi motherboard (cek buku manual motherboard Anda atau lepaskan baterai, hidupkan dalam keadaan terlepas, matikan power lalu pasang kembali baterai).
  6. Pasang kabel power dan hidupkan kembali PC Anda.
  7. Setelah beberapa langkah di atas, jika motherboard normal, Anda akan mendengar bunyi beep dari motherboard, tetapi jika motherboard bermasalah maka tidak akan terdenger bunyi apapun (dengan syarat speaker motherboard terpasang).
  8. Matikan power kembali, lalu pasang satu persatu mulai dari RAM, Graphic Card, PCI Card, CD/DVD ROM/RW dan Harddisk.
  9. Setelah memasang satu komponen, hidupkan kembali PC Anda.
  10. Jika bunyi beep terdengar, berarti normal dan lanjutkan memasang komponen lainnya, jika tidak, lepas komponen tersebut, ganti dengan komponen lain dan ulangi langkah ini.
  11. Jika saat memasang RAM, PC anda malah berbunyi beep terus-menerus dan temponya agak cepat, cobalah untuk mengecek RAM tersebut. Anda bisa membaca post saya mengenai Memory PC tidak Terdeteksi
Lanjutkan terus hingga semua komponen terpasang kembali dan komponen yang rusak ditemukan. Langkah-langkah ini selalu saya lakukan sebagai langkah awal saya dalam memeriksa kerusakan PC yang tidak mau booting. Kalau dihitung-hitung tingkat keberhasilannya lebih dari 90%.
Ø  Kesimpulan

24 Penyebab Kerusakan Komputer dan Cara Mengatasinya

Berikut Merupakan Rangkuman Masalah dan kendala Yang sering Pengguna Komputer Hadapi dan Bagaimana Cara Pencegahannya :
1. Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
- Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
- Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
- Cek kabel power pada CPU
- Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB

2. Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
- Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll

3. Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
- restart kembali komputer anda
- jika masih trouble intall ulang windows anda
- jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
cek dengan : scan disk

4. Komputer Sering Hang

Cara Mengatasinya
- Disebabkan software mengalami crash
- tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
- tekan tombol restart pada CPU
- Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
- konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
- install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
- alankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.

5. Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
- cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
- jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
- coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
- Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi Juga berarti ada yang salah Pada sitem Windows Sobat

6 Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)

7. Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
Cara Mengatasinya
- mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)

8. Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
- cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.

9. Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya :
- buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya.
- Lihat pada manual book
- Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board denan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
- Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.

10. Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
- Cabut batterey cmos pada cpu
- Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)

11. Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
Cara Mengatasinya :
- batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru

12. Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya :
- Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com)

13. Melacak Kerusakan Card Pada MB
Cara Mengatasinya :
- cobalah denganmencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
- jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu jua sebaliknya

14. Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- cek apakah anda sudah memasang processor denan benar
- cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda priksa pada manual booknya)

15. Crash Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut)

16. Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
- Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.

17. Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
- perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat

18. Virtual Ram
Cara Mengatasinya :
- klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
- pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
- klok OK

19. Monitor Tidak Mau Nyala
Cara Mengatasinya :
- pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
- pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
- pastikan juga VGA card anda ok

20. Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
- masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
- install ulang driver VGAnya

21. Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
Cara Mengatasinya :
- dikarenakan suhu (pada VA card) sangat panas

22. Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
- Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area)

23. Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
- Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang dininkan

24. Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Crash dengan saounda card yang lama
- cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios)


DAFTAR PUSTAKA


Di Susun Oleh
Nama : Muhammad Ansor
NIM : 131211531








Reactions:

1 comments: